MMM Indonesia; Kondisi Terkini

Ini beberapa perbedaan sistem MMM Indonesia dulu dengan sekarang, sehingga kita punya harapan besar MMM jauh dari pristiwa Restart dan semacamnya.... !!!

Begini;

Pertama:
Dulu, jika partisipan PH, maka Manager mendapat bonus Referal dan leader masing2 10% dan 5%.

Perintah transfer biasanya hanya 3 sampai 8 hari sudah muncul, dan langsung Full.

Setelah perintah transfer selesai dan telah dikonfirmasi penerima, maka Manager langsung bisa menarik (GH) bonus referal dan leader sebesar 15% dari nilai PH partisipannya.

Partisipan belum bisa GH, karena harus menunggu 15 hari baru release date untuk penarikan. Itupun hanya dapat reward 15%, bukan 30%.

Manager udah nikmati bonus, partisipan belum. Bahasa kasarnya, Manager kenyang, partisipan belum sempat makan. Begitu restart, Manager Lempar Batu sembunyi ULAR.

Sekarang, perintah transfer lama. Mulai dari 5 sampe 50 hari, itupun bertahap. Tidak langsung full. Dengan cara ini, maka Manager hanya bisa GH jika partisipannya pun udah realese date. Jadi, GH sama-sama. Manager senang, Partisipan Asoy Geboy...

Kedua,
Dulu, tidak dilarang multi akun. Semua anggota MMM, utamanya yang statusnya manager, banyak yang memanfaatkan sistem dengan skema referal, tusuk sate dan semacamnya. 1 rekening bank, bisa dipakai untuk 1000 akun MMM. 1 Manager punya ratusan akun untuk mengambil bonus referal dan leader. Bahkan, setelah akun itu udah selesai GH, mereka buat akun lagi yang baru agar tetap dapat 10%, sebab, kalau akun lama lakukan PH kedua dan seterusnya, bonusnya tidak 10% melainkan berlaku menurun.

Keaadaan ini membuat Manager Rakus, partisipan ikut2an juga... weeeek

Sekarang, coba saja kalau Anda buat akun lebih dalam satu perangkat, maka kiamat keuangan telah dekat bagimu. Jika Anda akan input data bank yang udah terdaftar diakun lain, maka tidak akan terlayani. Sistem dengan pendeteksiannya akan mampu membaca bahwa akun kita punya kecurangan2 tertentu.

Keadaan seperti ini membuat manager dan partisipan mengelola MMM dengan bijak dan santun.

Ketiga,
Dulu, leader2 kita menyarankan Gadaikan BPKB Mobil/motor, gadaikan rumah, gadaikan harga diri bahkan, hanya untuk PH di MMM. Kita di ajarkan Ideologi, tapi dibodohilogi. Kita disuruh ikut arisan untuk dapatkan ini itu. Mereka teriak Long Live sambil ngerampok. Hadeeeh...

Keadaan ini membuat MMM tak beda dengan lembaga keuangan yang sebenarnya ia kritik. Paradoks.

Sekarang, kalau ada leader model seperti itu, pasti digebukin rame2.

Keempat,
Dulu, hanya gunakan Bank Lokal. Jika satu Indonesia timur tidak PH, maka Indonesia bagian Barat kesulitan berkembang. GH lambat.

Sekarang, bisa gunakan Bitcoin. Satu Indonesia GH, yang trnsfer PH datang dari Thailand, Rusia, Cina, Bahkan Arab sekalipun. Karena Bitcoin bank virtual dunia.

Tapi, apakah sebagian perbedaan MMM dulu dengan sekarang sebagaimana yang disampaikan diatas menjamin bahwa komunitas dan sistem ini terhindar dari Restart.

Jawabannya, TIDAK. Restart, kalau bukan besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan dan depan-depan lainnya.

Mavrodian bijak, tidak akan terjebak dengan keadaan baik dan buruk MMM. Ia hanya tahu diri dan dewasa saja, Ndk pake ngeluh...

Join MMM?
Disini
;


Komentar

Postingan Populer